Valve mengumumkan tidak lagi menjadikan Battle Pass sebagai konten utama di Dota 2. Keputusan itu diambil setelah perusahaan menilai fitur tersebut tidak lagi menjangkau sebagian besar pemain.
Dalam pernyataan resminya, Valve mengungkapkan mayoritas pemain Dota 2 tidak pernah membeli Battle Pass. Akibatnya, hanya sebagian kecil komunitas yang menikmati konten eksklusif tersebut.
Karena alasan itu, pengembang memilih mengalihkan sumber daya untuk membuat pembaruan yang dapat dinikmati seluruh pemain.
Valve Ingin Hadirkan Update Lebih Sering
Menurut Valve, pengembangan Battle Pass menyita banyak waktu tim. Proses itu juga membatasi lahirnya fitur baru sepanjang tahun.
Perusahaan kini ingin menghadirkan pembaruan gameplay, peningkatan kualitas permainan, hingga fitur baru secara lebih rutin.
Keputusan tersebut didukung respons positif komunitas terhadap pembaruan New Frontiers atau patch 7.33.
Patch tersebut menghadirkan peta baru, objektif tambahan, penyesuaian hero, item, serta perubahan sistem matchmaking.
Valve menilai model pembaruan seperti itu lebih menguntungkan seluruh pemain dibanding hanya merilis kosmetik melalui Battle Pass.
The International Tetap Punya Konten Khusus
Meski Battle Pass dihapus, Valve memastikan The International tetap memperoleh konten bertema turnamen.
Sistem baru akan tetap memberikan dukungan terhadap ajang The International. Namun, fokusnya bukan lagi pada kosmetik eksklusif seperti sebelumnya.
Valve juga menegaskan akan tetap merilis berbagai item kosmetik sepanjang tahun. Hanya saja, distribusinya tidak lagi melalui Battle Pass tahunan.
Dampak bagi Komunitas Dota 2
Battle Pass selama bertahun-tahun menjadi salah satu identitas Dota 2. Penjualannya bahkan berkontribusi besar terhadap hadiah The International.
Namun, Valve menilai masa depan Dota 2 lebih baik jika pengembangan difokuskan pada pembaruan yang dinikmati seluruh komunitas.
Keputusan tersebut memang memicu pro dan kontra. Sebagian pemain kecewa kehilangan tradisi Battle Pass. Di sisi lain, banyak pemain mendukung langkah Valve karena membuat pembaruan hadir lebih konsisten sepanjang tahun.
Kesimpulan
Penghapusan Battle Pass menjadi perubahan besar dalam ekosistem Dota 2. Valve memilih mengutamakan kualitas pembaruan dibanding konten musiman yang hanya dinikmati sebagian pemain.