CEO Take-Two Strauss Zelnick mengaku sangat kecewa dengan lamanya proses pengembangan BioShock 4 yang disebut telah membuang banyak waktu dan biaya.
Keyword SEO:
BioShock 4, CEO Take-Two, Strauss Zelnick, pengembangan BioShock 4, berita game terbaru, 2K Games, Cloud Chamber, game BioShock terbaru
CEO Take-Two Sangat Kecewa dengan Lamanya Proses Pengembangan BioShock 4
Kabar terbaru datang dari proyek game yang paling dinantikan para gamer, BioShock 4. CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, secara terbuka mengaku kecewa dengan lamanya proses pengembangan game tersebut yang hingga kini belum juga menunjukkan perkembangan signifikan.
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan komunitas gaming global karena BioShock 4 memang telah berada dalam tahap pengembangan selama bertahun-tahun tanpa tanggal rilis resmi.
Menurut Zelnick, proyek tersebut sempat mengalami banyak hambatan kreatif yang membuat waktu dan biaya pengembangan terbuang sia-sia.
BioShock 4 Disebut Kehilangan Arah Pengembangan
Dalam wawancara terbaru, Strauss Zelnick mengungkapkan bahwa tim pengembang sempat mengejar beberapa ide kreatif yang pada akhirnya berujung buntu atau tidak sesuai harapan.
Ia menyebut proses tersebut membuat pengembangan BioShock 4 berjalan jauh lebih lama dibanding perkiraan awal. Bahkan, proyek tersebut dikabarkan telah mengalami restrukturisasi internal hingga pergantian kepemimpinan di studio pengembang Cloud Chamber.
BioShock 4 sendiri pertama kali diumumkan secara resmi pada tahun 2019, namun hingga kini belum ada gameplay utama maupun jadwal peluncuran yang diperlihatkan ke publik.
Take-Two Akui Banyak Waktu dan Biaya Terbuang
Strauss Zelnick mengatakan bahwa sebagian besar masalah muncul karena sulitnya menemukan arah kreatif yang tepat untuk melanjutkan warisan franchise BioShock.
Ia mengaku “sangat kecewa” karena banyak waktu dan uang dihabiskan untuk mengejar konsep yang akhirnya tidak digunakan dalam versi final game.
Meski demikian, pihak Take-Two masih optimistis proyek ini tetap akan dirilis di masa depan.
Cloud Chamber Sempat Alami Restrukturisasi
Laporan sebelumnya menyebut studio Cloud Chamber sempat mengalami evaluasi internal besar-besaran setelah progres pengembangan dinilai kurang memuaskan.
Akibatnya, terjadi pergantian pimpinan proyek dan pemutusan hubungan kerja terhadap puluhan pegawai. Produser veteran Rod Fergusson kemudian disebut ikut membantu mengarahkan ulang pengembangan BioShock 4 agar kembali ke jalur yang diinginkan publisher.
Langkah tersebut dilakukan demi memastikan kualitas game tetap sesuai ekspektasi tinggi para penggemar franchise BioShock.
Komunitas Gamer Mulai Khawatir
Lamanya proses pengembangan membuat banyak gamer mulai khawatir terhadap masa depan BioShock 4. Di berbagai forum komunitas seperti Reddit, sejumlah pemain mempertanyakan apakah game tersebut mampu memenuhi ekspektasi besar setelah penantian lebih dari satu dekade.
Sebagian penggemar bahkan merasa proyek ini mulai memasuki fase development hell karena terlalu sering mengalami perubahan arah kreatif.
Namun ada juga yang tetap optimistis karena franchise BioShock dikenal memiliki kualitas cerita dan atmosfer yang kuat dibanding game FPS pada umumnya.
BioShock 4 Dipastikan Tetap Akan Rilis
Walaupun menghadapi banyak masalah pengembangan, Take-Two menegaskan bahwa BioShock 4 tidak dibatalkan. Strauss Zelnick memastikan proyek tersebut masih terus berjalan dan pada akhirnya akan dirilis untuk publik.
Sayangnya hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait jadwal rilis maupun platform yang akan digunakan.
Para penggemar pun masih harus bersabar menunggu kabar terbaru dari 2K Games dan Cloud Chamber mengenai perkembangan game tersebut.