Indonesia kembali menunjukkan kekuatannya di kancah esports Asia Pasifik. Setelah melalui persaingan sengit dalam ajang Indonesian Series: Road to APAC Predator League 2025, tiga tim terbaik berhasil mengamankan tiket menuju Grand Final APAC Predator League 2025 yang digelar di Malaysia. Ketiga tim tersebut adalah BOOM Esports, Alter Ego, dan Helios.
Dua tim akan mewakili Indonesia pada cabang game Valorant, yakni BOOM Esports dan Alter Ego. Sementara itu, Helios menjadi wakil Tanah Air untuk kategori Dota 2 setelah tampil impresif sepanjang turnamen nasional.
Perjalanan Menuju Grand Final APAC Predator League 2025
Kompetisi Indonesian Series: Road to APAC Predator League 2025 berlangsung sejak Oktober 2024 dan menjaring ratusan tim esports dari berbagai daerah di Indonesia. Predator Gaming Indonesia menggelar rangkaian kualifikasi secara online maupun offline di 10 kota besar untuk menemukan talenta terbaik yang layak mewakili Indonesia di tingkat internasional.
Tercatat sebanyak 207 tim berpartisipasi dalam turnamen ini, menunjukkan antusiasme dan perkembangan ekosistem esports Indonesia yang semakin pesat. Dari ratusan peserta tersebut, BOOM Esports, Alter Ego, dan Helios berhasil membuktikan kualitas mereka hingga keluar sebagai wakil resmi Indonesia.
Presiden Acer Indonesia Optimistis Indonesia Bisa Juara
Presiden Direktur Acer Indonesia, Leny Ng, menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan ketiga tim yang akan berlaga di Malaysia.
Menurutnya, performa yang ditunjukkan para juara nasional selama turnamen menjadi alasan kuat untuk optimistis bahwa Indonesia mampu kembali meraih prestasi di ajang APAC Predator League. Ia menegaskan bahwa Acer bangga dapat mengirimkan wakil terbaik Indonesia dan percaya mereka siap melanjutkan misi membawa kemenangan bagi Tanah Air.
Dukungan Acer terhadap esports Indonesia juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem kompetitif yang sehat dan berkelanjutan.
APAC Predator League Jadi Ajang Pembuktian Indonesia
APAC Predator League merupakan salah satu turnamen esports paling bergengsi di kawasan Asia Pasifik yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara. Turnamen ini mempertandingkan game populer seperti Dota 2 dan Valorant dengan total hadiah yang mencapai ratusan ribu dolar Amerika Serikat.
Pada Grand Final APAC Predator League 2025 di Malaysia, BOOM Esports, Alter Ego, dan Helios akan menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara Asia Pasifik untuk memperebutkan gelar juara serta hadiah dengan nilai total mencapai sekitar Rp6 miliar.
Harapan Besar untuk Wakil Indonesia
Keberhasilan tiga tim ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki banyak talenta esports berkualitas yang mampu bersaing di level internasional. Dengan pengalaman, strategi, dan performa yang telah mereka tunjukkan selama babak kualifikasi, harapan publik esports Indonesia kini tertuju pada BOOM Esports, Alter Ego, dan Helios.
Jika mampu tampil konsisten dan menunjukkan permainan terbaiknya, bukan tidak mungkin Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa dengan membawa pulang trofi APAC Predator League dari Malaysia.