Valve akhirnya resmi mengumumkan daftar tim yang mendapatkan direct invite ke ajang paling bergengsi di skena kompetitif Dota 2, The International 2026 (TI15). Pengumuman ini langsung menjadi perbincangan hangat di komunitas karena menghadirkan kombinasi tim unggulan, juara bertahan, hingga beberapa tim kuda hitam yang tampil impresif sepanjang musim.
The International 2026 sendiri akan digelar di Shanghai, China, dan menghadirkan total 16 tim terbaik dunia. Sebanyak tujuh tim telah dipastikan lolos melalui jalur undangan langsung, sementara sembilan slot sisanya akan diperebutkan lewat babak kualifikasi regional.
Daftar Tim Direct Invite The International 2026
Valve memilih tim berdasarkan konsistensi performa, pencapaian di turnamen besar, serta stabilitas sepanjang musim kompetitif Dota 2 2025–2026. Berikut daftar lengkap tim yang mendapatkan direct invite ke TI15:
- Team Falcons
- Team Liquid
- Tundra Esports
- BetBoom Team
- Aurora Gaming
- Team Yandex
- Xtreme Gaming
Kehadiran Team Falcons menjadi sorotan utama karena mereka datang sebagai juara bertahan The International 2025. Tim asal Timur Tengah tersebut sukses tampil dominan sepanjang musim dan kini berpeluang mempertahankan gelar Aegis of Champions mereka.
Team Falcons Jadi Ancaman Utama di TI15
Sebagai juara bertahan, Team Falcons jelas menjadi tim yang paling diwaspadai. Konsistensi performa mereka di berbagai turnamen internasional membuat banyak penggemar menilai Falcons masih menjadi kandidat terkuat juara TI15.
Selain memiliki roster solid, Falcons juga terkenal dengan drafting fleksibel dan permainan agresif yang sulit ditebak lawan. Jika mampu menjaga performa, bukan tidak mungkin mereka kembali mengangkat Aegis tahun ini.
Xtreme Gaming dan Team Yandex Jadi Kuda Hitam
Meski banyak perhatian tertuju pada tim-tim besar seperti Liquid atau Falcons, kehadiran Xtreme Gaming dan Team Yandex juga menarik perhatian komunitas.
Xtreme Gaming mendapatkan momentum besar sebagai wakil tuan rumah China. Bermain di depan publik sendiri tentu bisa menjadi keuntungan tambahan bagi mereka. Sementara itu, Team Yandex sukses mencuri perhatian setelah tampil konsisten di sejumlah turnamen besar musim ini.
Banyak analis memprediksi kedua tim tersebut berpotensi menjadi “dark horse” yang bisa menghadirkan kejutan besar di The International 2026.
Absennya Parivision Jadi Kontroversi
Salah satu keputusan Valve yang paling ramai dibahas adalah tidak diundangnya Parivision secara langsung ke TI15.
Padahal, tim tersebut baru saja memenangkan DreamLeague Season 29 dan tampil cukup impresif dalam beberapa bulan terakhir. Banyak fans menilai hasil turnamen terbaru kemungkinan belum masuk pertimbangan saat Valve menentukan daftar direct invite.
Akibatnya, Parivision kini harus berjuang dari babak kualifikasi regional yang diprediksi berlangsung sangat ketat.
Kualifikasi Regional Dipastikan Sengit
Dengan hanya tujuh tim yang mendapatkan undangan langsung, persaingan di regional qualifier dipastikan berlangsung panas. Region Eropa disebut menjadi wilayah paling brutal karena diisi banyak tim kuat seperti Team Spirit, Nigma Galaxy, hingga Virtus.pro.
Sementara itu, region Asia Tenggara juga diprediksi menghadirkan kejutan. Kehadiran tim-tim seperti OG, Execration, dan berbagai roster baru membuat persaingan menuju TI15 semakin sulit diprediksi.
Jadwal dan Lokasi The International 2026
The International 2026 akan berlangsung di Shanghai, China. Babak grup dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026, sedangkan playoff utama akan digelar beberapa hari setelahnya.
Valve juga telah membuka informasi penjualan tiket resmi untuk para penggemar yang ingin hadir langsung di venue pertandingan.
Penutup
Pengumuman direct invite The International 2026 menjadi tanda bahwa persaingan menuju Aegis of Champions resmi dimulai. Kehadiran tim besar seperti Team Falcons, Team Liquid, dan Tundra Esports membuat TI15 dipastikan berlangsung sangat kompetitif.